Bertemu Bupati Bangli, Kepala BI Bali Dorong Pelaku UMKM, Petani, Peternak Go Digitalisasi

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provisnsi Bali, Trisno Nugroho menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta di rumah dinas, Kamis, 2/9/2021.

BANGLI, BERITA DEWATA – Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provisnsi Bali, Trisno Nugroho mengungkapkan pentingnya pelaku UMKM, para petani dan peternak sampai di Desa untuk menerapkan pola digitalisasi guna mempercepat dan mempermudah proses penjualan.

“Semua dilakukan melalui online, bisa dilakukan dengan mudah dan dengan hasil yang lebih cepat dan efisien, tentu ada persiapan dan ikut pelatihannya,” ujar Trisno Nugroho saat bertemu Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta di rumah dinas, Kamis, 2/9/2021.

Pertemuan tersebut dalam rangka menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Kabupaten Bangli atas masuknya dalam dalam rangka rakornas TPID se Indonesia, yang diselenggarakan pada 26 Agustus 2021. Tingkat Nasional dalam pengendalian inflasi daerah.

Bertemakan ‘UMKM Pangan Digitalisasi” Bangli masuk tiga besar bersama Kabupaten Blitar dan Kabupaten Badung yang sukses dalam rangka menjaga kestabilan harga di Bali, khususnya di Kabupaten Bangli.

Trisno Nugroho mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Bangli atas masuknya nominasi ini. Pihaknya berharap prestasi ini dipertahankan untuk tahun-tahun berikutnya.

Trisno Nugroho mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Bangli atas masuknya nominasi rakornas TPID se Indonesia, yang diselenggarakan pada 26 Agustus 2021

Menurutnya, di Bangli banyak produk-produk pelaku UMKM, hasil pertanian dan perternakan yang bisa dijual ke luar Kabupaten Bangli tanpa harus keluar Bangli, artinya bisa dikerjakan dengan online semua. “Jadi kalau online mereka tidak perlu jualan jauh-jauh dari rumah pun bisa.” Imbuhnya.

Untuk mewujudkan itu semua, pihaknya mengaku siap melakukan pendampingan. BI juga akan terus melakukan pendampingan dan penyuluhan, agar pelaku UMKM, petani dan peternak untuk go digital.
“Bisa melalui bank BPD Bali, Penyelenggara jasa sistem Pembayaran (PJSP). Yang bisa memperkenalkan QRIS dan Marketplace seperti blibli, Tokopedia atau GO-PAY kita bisa undangan ke Bangli,” terangnya.

Diketahui, berbagai kebutuhan pangan daerah-daerah yang ada di Bali, seperti Kabupaten Klungkung, Gianyar, Denpasar maupun Karangasem banyak disuplai dari Bangli. “Saya baru tahu kalau penyuplai telur hampir 54% dari Kabupaten Bangli. Saya pikir tinggal di digitalisasi. Saya ulang lagi mau tidak mau, suka tidak suka cepat-cepatlah digitalisasi, itu tagline kita semua.” Tegasnya.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengucapkan terima kasih atas kerjasama selama ini dengan BI Bali yang sudah bersinergi dalam pendampingan dan penyuluhan terhadap UMKM di Bangli selama ini. Pihaknya berharap hubungan yang baik selama ini agar tetap terjaga.

Terkait tim TPID Bangli yang masuk nominasi ini, berkat dukungan dan bimbingan dari BI. Ke depan, agar tim TPID Bangli bisa bergerak sesuai dengan tema yang disepakati yaitu “UMKM dan Pangan Go to Digital”

“Kami bersama jajaran akan terus menindaklanjuti ini sampai ke tingkat desa. Karena SK Bupati sudah ada terkait TPID hingga ke tingkat TPID Desa,” jelasnya.

Sedana Arta menegaskan Bangli yang PDRBnya banyak bersumber dari sektor pertanian, pihaknya berharap para petani yang selama ini mahir akan teknik pertanian juga di harapkan mampu go digital hingga memformat penjualannya dengan berbasis digital seperti market place.

Sekarang ini, kalau Pelaku UMKM, para petani, peternak tidak mau beralih atau bergaul mengembangkan bisnis ke digital maka akan terkubur dan tidak mampu mengikuti persaingan dengan derasnya arus digitalisasi.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, siap tidak siap, maka harus dijalankan. Untuk itu pemerintah akan hadir sebagai fasilitator, regulator dan memberikan bantuan-bantuan untuk mempersiapkan proses digitalisasi tersebut,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, KPwBI menyerahkan bantuan sembako sebanyak 300 paket untuk masyarakat Bangli yang terdampak pandemi Covid-19 dan 30 tabung oksigen yang siap disebarkan ke rumah sakit yang ada di Bangli.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Bangli. Terutama masyarakat yang terdampak pandami Covid-19, ” imbuh Trisno.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here