APSI Ajak RS Mendirikan Bank Sampah

Saut Marpaung Ketua Umum APSI menyampaikan pentingnya perubahan mindset paradigma pengelolaan limbah dari para petinggi direksi Rumah Sakit

BADUNG – BeritaDewata – Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI) ikut memberikan pencerahan implementasi Go Green Hospital kepada 150 Rumah Sakit yang hadir diacara Munas ATKLRSI dihotel Harris Kuta riverview Bali, Mulai Rabu, 7-9 Agustus 2019.

Dalam paparannya, Saut Marpaung Ketua Umum APSI menyampaikan pentingnya perubahan mindset paradigma pengelolaan limbah dari para petinggi direksi Rumah Sakit.

Yang sebelumnya hanya fokus untuk dimusnahkan, sekarang sebagian limbah bekas kemasan B3 yang tidak infeksius dan yang sudah terpilah dulu, dari sumber seperti kemasan botol infus, botol kaca vial, ampul, kemasan farmasi bahkan selang plastik dari set infus, masker oksigen dan lain-lain.

“Sangat berpotensi untuk didaur ulang menjadi revenue center menghasilkan pendapatan baru bagi RS. Yang selama ini hanya menjadi beban biaya atau cost center didalam pengelolaan LB3,” terangnya.

Saut Marpaung: Sampah RS sangat berpotensi untuk didaur ulang menjadi revenue center menghasilkan pendapatan baru bagi RS

Dijelaskan, Marpaung, untuk sampah umum atau non medis rekomendasi APSI kepada pemerintah pusat dan daerah agar segera mewajibkan seluruh kawasan RS memilah dan mendirikan bank sampah.

“Agar pengelolaan sampah dikota kabupaten kita semakin efisien dan efektif mengurangi sampah ke TPA. Sebagai tempat kepercayaan masyarakat untuk berobat RS wajib memberikan contoh kepada para pasien dan pengunjung bagaimana mengolah sampah secara bertanggung jawab,” imbuh Marpaung.

Ia menegaskan, anggota APSI diseluruh wilayah Indonesia siap berperan mendampingi RS menjadi mitra kerja mendaur ulang limbah hasil pilahan dan sterilisasi didalam RS menjadi produk baru non food grade seperti ember cor, kantong sampah, segel gas dan lain-lain,

“Untuk mendukung program ini, asosiasi sedang menyiapkan standarisasi anggota dalam mendampingi kawasan RS agar bisa memberikan layanan yang optimal kepada RS yang bekerjasama,” ujarnya.

Diketahui, khusus untuk di Bali, baru ada satu RS yang MoU dengan anggota APSI, yaitu RSU Surya Husadha (RSUSH) Denpasar yang pada hari ini, Jumat, 09 Agustus 2019.

Menjadi object kunjungan para peserta Munas dipimpin ketua umum ATKLRSI Baji Subagyo, S.T. M.M Kepala Unit Sanitasi Lingkungan RSUP rujukan nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk belajar praktek daur ulang dan bank sampah RS.

Diacara kunjungan ini Direktur RSUSH Dr. NP Dian Sulistyawati, MM dalam sambutannya ikut memberikan kiat sukses mendaur ulang dengan cara sosialisasi yang intensif keseluruh pegawai pada berbagai kesempatan acara dan rapat internal RS.

Selanjutnya kepala kesehatan lingkungan RSUSH Khairul Hamdi juga mempresentasikan tata kelola daur ulang yang sudah berjalan dan terimplementasi dengan baik didalam lingkungan RS.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here