Anggaran Menikah Rp 10 Miliar, Rendra Tjahyadi Mengaku dari Orang Biasa-Biasa

Rendra Tjahyadi Mengaku dari Orang Biasa-Biasa

Denpasar – Perbincangan orang kaya asal Surabaya yang menikah di Bali yakni pasangan Jusup Maruta Cahyadi-Clarissa Wong dengan anggaran ratusan miliar akhirnya terjawab.

Pemberitaan selama ini yang mengatakan, jika undangan yang disebar 5000 ribu orang, undangan akan mendapatkan undian door prize 5 mobil jaguar, masing-masing undangan mendapatkan koin emas akhirnya dibantah oleh ayah kandung mempelai pria bernama Rendra Tjahyadi.

Pengusaha kelapa sawit besar Indonesia itu mengaku, jika seluruh berita tentang pernikahan anaknya sama sekali tidak benar. Rendra membantah pemberitaan yang menyebutkan ada door prize 5 mobil jaguar, ada pemberian koin emas bagi undangan, jumlah undangan 5 ribu orang, prewedding di 5 benua dan sebagainya.

“Tidak ada mobil jaguar, tidak ada pembagian koin emas, undangan tidak sampai 5 ribu orang tetapi hanya 400 orang lebih. Preweding di 5 benua itu tidak benar. Foto itu sudah dikumpulkan beberapa tahun lalu yakni di Australia dan Eropa saat berlibur Lebaran dan Natal. Jadi semua pemberitaan tentang pernikahan anak saya sangat tidak benar,” ujarnya di Denpasar, Jumat (30/11).

Rendra mengaku, pemberitaan selama ini membuat keluarganya sangat sedih dan tertekan. Bahkan ia sempat meminta agar anaknya membatalkan pernikahan. “Ada banyak hal yang ingin saya sampaikan disini, uneg-uneg keluarga kami. Kita kesedihan dan banyak tekanan terhadap keluarga saya. Intinya kami berhasal dari keluarga sederhana sekali. Kemudian ada video-video yang ditayangkan tanpa seizin dari keluarga kita, kemudian diblow-up sedemikian rupa sehingga yang menanggung akibat adalah keluarga besar saya. Saya sampai malu menghadapi mereka, karena banyak berita yang tersebar adalah tidak benar. Berikanlah kepada kami untuk melangsungkan pernikahan ini dengan baik. Karena ada terbesit dari keluarga untuk membatalkan pernikahan ini. Hanya dukungan dari teman-teman dan juga dari pihak keluarga. Apa yang terjadi kelak kalau pernikahan ini dibatalkan. Jadi sekali lagi saya mohon pernikahan anak saya berlangsung dengan baik,” ujarnya sedih sambil menitikkan air mata.

Ia menjelaskan, pemberitaan yang terjadi selama ini memperlihatkan keluarganya suka pamer kekayaan, suka mendramatisir sesuatu yang memang bukan tujuan dari keluarganya. “Sehingga, terjadilah komen-komen yang sangat menyudutkan keluarga saya. Ini merupakan tekanan karena kita memang bukan orang dari keluarga yang suka pamer. Bagi kita tekanan yang menghakimi kita ini cukup berat. Mumpung ada klarifikasi ini sehingga semuanya cukup terang. Saya ingin meluruskan jumlah undangan yang beredar adalah 450 undangan. Jadi itu tidak sesuai di lapangan yang dikabarkan 5000 orang. Apa cukup Hotel Mulia ini tampung 5000 orang. Aula Hotel Mulia hanya menampung 762 orang. Hal ini bisa dicek dengan manajemen Hotel Mulia ini,” ujarnya.

Penjelasan Rendra ini cukup kontras. Dimana ia mengaku seluruh biaya perkawinan hanya Rp 10 miliar. Bahkan ia menjelaskan jika dalam pernikahan itu merupakan ajang pengumpulan dana yang akan disumbangkan bagi orang yang membutuhkan terutama gempa di Palu, Donggala, Lombok dan Bali.

“Jadi yang ada disini adalah pengumpulan dana untuk kegiatan sosial yang akan diserahkan kepada acara ini. Kita akan membantu korban bencana alam di Palu, Donggala, Sigi dan Lombok, dan Bali. Dan nanti kita akan salurkan di acara ini bagi yang berwenang dan wajib yang menerima. Yang ada adalah acara yang bertajuk untuk kegiatan sosial untuk membantu rekan-rekan kita yang kesusahan pada hari ini,” ujarnya.

Ia mengaku banyak video beredar namun tidak benar. Video yang bergambar adalah draft awalnya. Kemudian bisa beredar ke medsos ini yang akan diselidiki. “Jadi dari mana sumbernya kok bisa beredar begini. Cuma kita tidak mau berpolemik karena ingin acara pernikahan berjalan dengan baik. Dan kemudian kita akan urus nanti setelah pernikahan ini. Cuman kita tegaskan bukan dari pihak kita yang menyebarkan ini. Banyak akun-akun yang mengatasnamakan Yusuf-Clarissa itu juga bukan dari kita. Itu adalah palsu semuanya dan saya mohon yang bikin akun instagram atas nama anak saya supaya dihentikan,” ujarnya. Akibat pemberitaan tersebut, kedua anaknya stress berat.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here