20 Pasien di Badung Suspect MSS

Istimewa : Direktur Utama Rumah Sakit Mangusada Badung Nyoman Gunarta

Beritadewata.com, Badung – Direktur Utama Rumah Sakit Mangusada Badung Nyoman Gunarta saat ditemui di Badung, Kamis (16/3) menjelaskan, sebanyak 20 pasien yang saat ini dirawat di RSUD Badung dinyatakan positif suspect bakteri Meningitis Streptococcus Suis (MSS) atau meningitis babi. MSS itu penyebabnya adalah bakteri yang pada umumnya ditemukan di babi. Untuk di Badung, tidak semua babi dinyatakan positif MSS, tetapi hanya babi tertentu yang terinfeksi MSS.

“Kalau diolah dengan benar sebelum dikonsumsi maka tidak akan berpotensi menularkan MSS. Misalnya daging dimakan sebelum matang dengan benar, maka akan berpotensi tertular MSS,” ujarnya.

Untuk di Badung, pasien yang sudah ditangani ada 20 kasus yang suspect MSS. Artinya dari segi gejala awalnya, keluhannya dan ditambah dengan pemeriksaan lab awal darah, rutinnya sudah mengarah pada MSS. “Tapi untuk kita pastikan pasien menderita penyakit tersebut harus ada dengan namanya prmeriksaan kultur dan itu sudah kita kerjakan untuk pertama kali pasien yang masuk RS Mangusada ini. Hasilnya akan keluar tanggal 16 Maret hari ini,” ujarnya.

Kondisi awal pasien yang masuk ada gejala awal keluhan yang bervariasi. Ada yang masuk dengan keluhan panas, ada yang dengan keluhan panas disertai kaku kuduk di daerah belakang leher, penurunan kesadaran dan juga kejang- kejang.

“Semua keluhan ini berasal dari daerah yang sama¬† dan kemudian kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dan juga Dinas Kesehatan Provinsi. Akhirnya gayung bersambut, kami melakukan penataan pelaksanaan di RS Badung, kemudian kita terjun ke lapangan bertemu dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan ada juga tim ahli dari RS Sanglah yang hadir ke RS Badung,” ujarnya.

Dari 20 orang pasien yang dirawat semua kondisinya membaik. Oleh tim ahli direkomendasikan dirawat selama 14 hari di rumah sakit.  Itu adalah atas saran kompetensi dari dokter spesialis saraf.

“Kalau kita katakan berbahaya, ya, karena bisa menyerang di selaput otak. Jadi kita sebagai tim kesehatan bisa memberikan pelayanan yang tepat dan akurat. Saya himbau kepada masyarakat bahwa tidak semua babi terjangkit virus ini. Jadi kita himbau kepada masyarakat untuk memastikan babi yang akan dikonsumsi itu sehat, dan yang kedua untuk pengolahannya itu agar diolah secara benar dan harus matang dengan benar,” sarannya.

Meningitis adalah penyakit radang selaput otak. Jadi bisa disebabkan tidak hanya oleh bakteri bisa juga disebabkan oleh virus, jamur, dan bisa juga di sebabkan oleh Tozoplasma asalkan perkembangannya di selaput miningitis. Bakteri ini tidak hanya datang dari babi bahkan bisa dari hewan lain.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here