Hari ini : 24 Apr 2014 | 08:46:00 WITA
rssyoutubetwitter facebook
Kategori : Sosial Politik(Sosial)
Oleh : Exxle Dhae   |   Tanggal : 22 - Mar - 2013 13:52:20
Nasib 4 Anak WNA Menunggu Keputusan PA
"Komnas PA Desak Empat Anak WN Amerika segera Dikembalikan ke Rumah"
Denpasar (beritadewata.com) - Ketua Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi atau yang biasa dipanggil Kak Seto meminta pengadilan agama baik yang ada di Kabupaten Badung Bali maupun yang ada di Kabupaten Bekasi segera memutuskan hak asuh atas 4 orang anak pasangan Ellie Gattenio (WN Amerika) dengan Sari Soraya Ruka dari Indonesia. "Kami dari Komnas Perlindugan Anak mendesak agar pengadilan agama segera memutuskan hak asuh dari 4 anak tersebut karena kalau tidak segera ada keputusan hukum, maka keempat anak tersebut akan tambah stress di Rumah Penampungan Trauma Center milik Kemensos," ujarnya usai menjadi saksi dalam sidang hak asuh anak di Pengadilan Agama Denpasar, Kamis (21/3).

Dalam sidang gugatan di Pengadilan Agama Badung tersebut, Kak Seto dihadirkan saksi dari aktivis pemerhati anak. Sidang juga dihadiri Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Arist Merdeka Sirait.

Dalam persidangan, Seto Mulyadi mengungkapkan bahwa ia sempat bertemu ke empat anak Elli Gattenio di rumah penampungan Dinas Sosial di Jakarta. Dari pertemuan itu, Seto Mulyadi menyatakan keempat anak-anak Eli Gattenio ingin pulang ke Bali dan tidak mau tinggal di rumah penampungan yang tidak layak bagi anak-anak. "Kondisi anak-anak tertekan dan stres, karena tempat yang paling indah bagi mereka adalah anak-anak, dimana mereka punya ruang bermain yang leluasa. Mereka juga ingin bersekolah kembali setelah setahun dipisah dari teman-temannya tanpa alasanyang jelas. Ini perampasan kemerdekaan anak, karena seharusnya negara mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak-anak,"ujar  Seto Mulyadi.


Menurut Kak Seto, negara juga harus ikut bertanggungjawab terhadap perampasan kemerdekaan yang menjadi hak anak. Pihaknya sudah bersurat dan bahkan koordinasi langsung dengan Kementerian Sosial baik dirjen yang bersangkutan maupun langsung ke Menteri Sosial. "Jawabannya sama yakni harus menunggu keputusan yang jelas dari pihak pengadilan terhada hak asuh anak. Kami sama sekali tidak berpihak pada siapa pun. Entah itu hak asuk kepada ayahnya atau jatuh kepada ibunya, itu tidak penting bagi kami. Yang terpenting agar 4 anak yang masih di bawah umur tersebut segera dievakuasi dari rumah penampungan tersebut," ujarnya.


Sementara Eli Gattenio menyatakan ingin segera kembali berkumpul dengan keempat anaknya. Ia mengaku frustasi setelah keempat anaknya dibawa paksa mantan istrinya, Sari Soraya Ruka, satu tahun lalu, dari rumahnya di Kuta Bali. "Saya ingin negara Indonesia ingat, bahwa anak-anak saya juga warga negara Indonesia. Saya ingin anak-anak saya dibebaskan dari penjara itu, dari karantina itu," ujarnya.


Prahara rumah tangga ini berawal saat Eli gattenio bercerai dengan istrinya yang bernama Sari Soraya Ruka pada bulan Mei 2010 lalu. Sejak itu Eli menjadi orang tua tunggal mengurus sendiri keempat putrinya Indigo Gattenio, si kembar Hope dan Joy, serta Nadia. Namun keempat anak itu dibawa ke Jakarta dengan alasan akan dipertemukan dengan ayahnya yang saat itu ditahan di Polda Metro Jaya atas tuduhan penghinaan dan pencemaran nama baik dengan isterinya. Keempat anak tersebut bukannya ingin bisa bertemu ayahnya tetapi malah ditampung di rumah penampungan sosial milik Kemensos.


Dibaca 1035 Kali
Berita Terkait
Politik
23 - Apr - 2014
Rapat Pleno KPUD Bali Berjalan Tertib
Catatan Pilgub
17 - Apr - 2014
Pemilihan Ulang Berpotensi Terjadi Kecurangan
Politik
11 - Apr - 2014
Pencoblosan Ulang akan Digelar 15 April
Politik
9 - Apr - 2014
Suami Isteri Menikah Langsung Coblos
BERITA LAINNYA 
Pemprov Bali
23 - Apr - 2014 : 17:53:00
Komentar | Dibaca 868 Kali
Jendela Bisnis
23 - Apr - 2014 : 17:46:00
Komentar | Dibaca 886 Kali
Pariwisata
23 - Apr - 2014 : 11:09:00
Komentar | Dibaca 1108 Kali
Ekonomi dan Bisnis
22 - Apr - 2014 : 19:22:00
Komentar | Dibaca 4124 Kali
Jendela Pendidikan
22 - Apr - 2014 : 18:33:00
Komentar | Dibaca 2246 Kali
Jendela Pendidikan
22 - Apr - 2014 : 12:26:00
Komentar | Dibaca 1229 Kali
LOGO & BROSUR  
Sekilas Berita Dewata

Sebagai salah satu situs berita yang lahir di Bali. Dengan motto "Jendela Pulau Bali", Berita Dewata berusaha memberitakan hal-hal menarik yang terjadi di Bali.
Kami juga akan terus berusaha menayangkan berita seaktual mungkin, sehingga pembaca tidak hanya memantau kondisi Bali dari menit ke menit, namun juga akan menambah wawasan anda tentang Pulau Dewata yang sangat kita cintai.
Sebagai portal berita yang mengikuti perkembangan teknologi terkini, www.beritadewata.com bisa diakses melalui handphone juga tampil dalam format iPad dan akan terus tumbuh mengikuti teknologi yang ada.
Penerbit :
CV. Soca Artha Buana


Alamat Redaksi :
Jl. Kebo Iwa Selatan No. 8, Padang Sambian Denpasar, Bali.
Telpn: 0361- 7446525 - Hotline : +6285 337 456 217
Email: redaksi@beritadewata.com - marketing@beritadewata.com
follow Berita Dewata :




CopyRight @2011 web & design by beritadewata.com