Hari ini : 24 Apr 2014 | 04:16:00 WITA
rssyoutubetwitter facebook
Kategori : Sosial Politik(Pemda)
Oleh :Admin   |   Tanggal : 11 - Jul - 2013 22:55:28
Reklamasi Tanjung Benoa Bertentangan dengan Moratorium Pariwisata
"Kenapa tidak di Bali utara, Bali timur, Bali barat saja. Kenapa harus di selatan, sementara di utara, timur, barat masih renggang"
Denpasar(ber itadewata.com) - Kepala Pusat Penelitian Kebudayaan dan Pariwisata Universitas Udayana Denpasar Agung Suryawan saat ditemui di Denpasar, Kamis (11/7/2013) mengatakan, rencana reklamasi di perairan Tanjung Benoa sama sekali tidak sejalan dengan upaya pengembangan pariwisata di Bali.

"Publik sudah mengetahui jika Bali bagian selatan itu sudah penuh, macet dan sebagainya. Tetapi bila rencana reklamasi di perairan Tanjung Benoa sebagaimana saat ini dikaji oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana Denpasar dilaksanakan maka ini bertentangan dengan moratorium yang disampaikan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika, bahwa di Bali selatan sudah tidak boleh membangun berbagai sarana pariwisata. Dalam kajian juga akan ada beberapa bangunan sarana-prasarana publik di atas luasan reklamasi tersebut," ujarnya.

Menurutnya, kajian terhadap rencana reklamasi di perairan Tanjung Benoa dengan berbagai pertimbangan sudah sangat bagus. "Kajiannya sangat bagus, tetapi tempatnya masih sangat salah. Kenapa tidak di Bali utara, Bali timur, Bali barat saja. Kenapa harus di selatan, sementara di utara, timur, barat masih renggang. Kenapa tidak di Buleleng saja karena nanti ada bandara internasional di Buleleng," ujarnya. Menurutnya, saat menghadiri rapat LPPM di Lantai 3 Pasca Sajana FE Universitas Udayana Denpasar, dirinya sudah menyampaikan beberapa catatan penting dari sudut pariwisata Bali. "Saya sudah menyampaikan beberapa catatan penting dari sudut pariwisata. Kita juga sesalkan kenapa kajian seperti ini tidak melibatkan unsur pariwisata sejak awal," ujarnya.

Rencananya, reklamasi akan dilakukan sebesar 839 hektar. Dari berbagai sumber, di atas lahan seluas itu, akan dibangun berbagai sarana publik seperti arena sirkuit, pusat perbelanjaan, pameran seni budaya dan sebagainya. Bila hal itu terjadi maka Bali selatan akan semakin penuh, macet dan sebagainya. "Sebagai orang Sesetan Denpasar Selatan, saya tidak setuju dengan pengurugan tanah secara besar-besaran untuk dibangun berbagai fasilitas karena akan berdampak pada krisis air bersih, listrik dan seterusnya," ujarnya.



Dibaca 1108 Kali
Berita Terkait
Politik
23 - Apr - 2014
Rapat Pleno KPUD Bali Berjalan Tertib
Catatan Pilgub
17 - Apr - 2014
Pemilihan Ulang Berpotensi Terjadi Kecurangan
Politik
11 - Apr - 2014
Pencoblosan Ulang akan Digelar 15 April
Politik
9 - Apr - 2014
Suami Isteri Menikah Langsung Coblos
BERITA LAINNYA 
Pemprov Bali
23 - Apr - 2014 : 17:53:00
Komentar | Dibaca 737 Kali
Jendela Bisnis
23 - Apr - 2014 : 17:46:00
Komentar | Dibaca 752 Kali
Pariwisata
23 - Apr - 2014 : 11:09:00
Komentar | Dibaca 997 Kali
Ekonomi dan Bisnis
22 - Apr - 2014 : 19:22:00
Komentar | Dibaca 3975 Kali
Jendela Pendidikan
22 - Apr - 2014 : 18:33:00
Komentar | Dibaca 2115 Kali
Jendela Pendidikan
22 - Apr - 2014 : 12:26:00
Komentar | Dibaca 1106 Kali
LOGO & BROSUR  
Sekilas Berita Dewata

Sebagai salah satu situs berita yang lahir di Bali. Dengan motto "Jendela Pulau Bali", Berita Dewata berusaha memberitakan hal-hal menarik yang terjadi di Bali.
Kami juga akan terus berusaha menayangkan berita seaktual mungkin, sehingga pembaca tidak hanya memantau kondisi Bali dari menit ke menit, namun juga akan menambah wawasan anda tentang Pulau Dewata yang sangat kita cintai.
Sebagai portal berita yang mengikuti perkembangan teknologi terkini, www.beritadewata.com bisa diakses melalui handphone juga tampil dalam format iPad dan akan terus tumbuh mengikuti teknologi yang ada.
Penerbit :
CV. Soca Artha Buana


Alamat Redaksi :
Jl. Kebo Iwa Selatan No. 8, Padang Sambian Denpasar, Bali.
Telpn: 0361- 7446525 - Hotline : +6285 337 456 217
Email: redaksi@beritadewata.com - marketing@beritadewata.com
follow Berita Dewata :




CopyRight @2011 web & design by beritadewata.com