Hari ini : 19 Apr 2014 | 17:24:00 WITA
rssyoutubetwitter facebook
Kategori : Pemprov Bali(Pemprov)
Oleh : Exxle Dhae   |   Tanggal : 07 - Apr - 2013 12:49:56
Gubernur Prihatin Atas Beredarnya Video Pemerasan Wisatawan
"Saya sangat prihatin ini bisa mencoreng citra Bali"
Gianyar (beritadewata.com) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku dirinya sangat prihatin dan geram dengan beredarnya video pemerasan yang dilakukan oleh oknum polisi dari Polda Bali dan oknum dari Bea Cukai Ngurah Rai Bali. Kedua video pemerasan tersebut diunggah oleh seorang wisatawan asal Belanda bernama Van Der Sper. Mangku Pastika menegaskan jika kasus tersebut jangan sampai terulang lagi terutama di kedua lembaga penegak hukum tersebut. "Saya sangat prihatin karena ini bisa mencoreng citra Bali. Tidak seharusnya wisatawan ke Bali tertipu atau diperas," kata Pastika saat ditemui di Gianyar Bali, Minggu (7/4).

Pastika mengaku, setelah melihat dan mengetahui kasus tersebut, dirinya langsung menelpon dan berkirim surat ke tiga institusi sekaligus. Pertama, kepada Kapolda Bali. Pastika meminta Kapolda Bali mengumpulkan semua anggotanya yang bekerja di lapangan agar mereka tidak lagi memeras wisatawan. "Kalau memang tilang ya tilang, jangan ada penyelesaian di lokasi," pinta mantan Kapolda Bali ini.  Dia juga menyetujui jika polisi menindak turis Belanda sebagai penyuap. "Bagus juga kalau pemberinya ditindak karena di situ terjadi interaksi," ujar dia.

Kedua, Gubernur Bali juga sudah mengirim surat resmi kepada pihak Kementerian Hukum dan Ham untuk melakukan tindakan tegas terhadap oknum aparat Bea Cukai Ngurah Rai Bali. "Video pemerasan terhadap orang yang sama juga dilakukan oleh oknum di Bea Cukai Ngurah Rai Bali. Makanya saya juga sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperhatikan anak buahnya agar tidak mengulangi hal yang sama," ujarnya.

Ketiga, Pastika sudah melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia untuk melakukan kontrol terhadap Money Changer. Kejahatan dan penipuan di Money Changer juga marak di Bali. "Daripada terekam kamera dan diunggah di situs jejaring sosial, lebih baik dilakukan langkah antisipasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Makanya saya meminta agar BI melakukan penertiban oknum money changer yang nakal dan seterusnya," ujarnya. Pastika juga meminta Bank Indonesia segera menertibkan money changer. "Kalau ini sangat berbahaya karena bisa merusak kepercayaan orang kepada sistem keuangan kita," katanya.


Dibaca 628 Kali
Berita Terkait
Pemprov
7 - Apr - 2014
PNS Diminta jangan Golput
BERITA LAINNYA 
Daerah
19 - Apr - 2014 : 16:25:00
Komentar | Dibaca 230 Kali
Sosial Politik
18 - Apr - 2014 : 18:23:00
Komentar | Dibaca 663 Kali
Gaya Hidup
18 - Apr - 2014 : 18:19:00
Komentar | Dibaca 918 Kali
Daerah
18 - Apr - 2014 : 17:56:00
Komentar | Dibaca 710 Kali
Seni & Budaya
17 - Apr - 2014 : 16:56:00
Komentar | Dibaca 470 Kali
Sosial Politik
17 - Apr - 2014 : 16:44:00
Komentar | Dibaca 746 Kali
LOGO & BROSUR  
Sekilas Berita Dewata

Sebagai salah satu situs berita yang lahir di Bali. Dengan motto "Jendela Pulau Bali", Berita Dewata berusaha memberitakan hal-hal menarik yang terjadi di Bali.
Kami juga akan terus berusaha menayangkan berita seaktual mungkin, sehingga pembaca tidak hanya memantau kondisi Bali dari menit ke menit, namun juga akan menambah wawasan anda tentang Pulau Dewata yang sangat kita cintai.
Sebagai portal berita yang mengikuti perkembangan teknologi terkini, www.beritadewata.com bisa diakses melalui handphone juga tampil dalam format iPad dan akan terus tumbuh mengikuti teknologi yang ada.
Penerbit :
CV. Soca Artha Buana


Alamat Redaksi :
Jl. Kebo Iwa Selatan No. 8, Padang Sambian Denpasar, Bali.
Telpn: 0361- 7446525 - Hotline : +6285 337 456 217
Email: redaksi@beritadewata.com - marketing@beritadewata.com
follow Berita Dewata :




CopyRight @2011 web & design by beritadewata.com