Hari ini : 21 Apr 2014 | 13:02:00 WITA
rssyoutubetwitter facebook
Kategori : Pariwisata(Berita Pariwisata)
Oleh : Nur Aini   |   Tanggal : 18 - Feb - 2013 22:05:31
Okupansi Bukan Cara Menghitung Peningkatan Hotel
"Mengetahui RSI Cara Yang Fair Untuk Tahu Tingkatan Hotel"
Kuta (beritadewata.com) – Jika okupansi selalu menjadi pertanyaan wartawan dalam menentukan meningkat atau tidaknya. Hal ini ternyata salah besar.

Sebab, bila hotel tersebut hanya memiliki kamar sedikit, dan room sold (kamar yang terjual) setengahnya, tentu saja nilai okupansinya tinggi. Sementara hotel yang memiliki kamar banyak, terkadang nilai okupansinya rendah. Padahal, hotel tersebut, belum tentu sepi pengunjung atau tamu yang menginap.

“Cara menghitung okupansi itu yakni jumlah kamar yang terjual dibagi jumlah kamar yang tersedia. Jadi, kalau hotel tersebut jumlah kamarnya sedikit, misalnya 10, dan yang terjual 9 kamar, tentu nilai okupansinya 90 persen. Sementara, hotel lain dengan jumlah kamar 150 dan terjual 134, nilai okupansinya 89 persen. Dan ini tidak bisa dijadikan acuan untuk menghitung tinggi tidaknya nilai pendapatan hotel,” ujar General Manager Grand Istana Rama Hotel, Andi Ananto, ditemui di Kuta, Senin sore (18/2).

Untuk tahu tingkatan hotel tersebut, cara yang bisa ditempuh yakni dengan mengetahui yieldnya. Yang dihitung dari room revenue (pendapatan kamar yang terjual) dibagi jumlah kamar yang tersedia. Hasil dari yield itu nantinya masih dibagi dengan kurs dolar yang dipergunakan masing-masing hotel.

Dari data itulah, nantinya bisa ditentukan rooms sales index (RSI). Dimana membandingkan yield yang dimiliki masing-masing hotel, dengan yield rata-rata total hotel dilingkungan setempat.

“Dengan mengetahui RSI, kita bisa mengetahui apakah besarnya pendapatan masing-masing hotel. Sehingga, bisa dibilang ramai or sepi pengunjung. Jadi, bukan dilihat dari besarnya okupansi. Sebab, di RSI, tolak ukur atau kriteria hotel sama,” pungkasnya.

Agar persepsi mengenai hal ini sama, maka pihaknya mengundang para wartawan se-Bali untuk diberikan pelatihan dan pemahaman akan Yield Management itu sendiri, Senin siang (18/2). Mulai dari mengenal cara hitung okupansi (tingkat hunian), average room rate (harga kamar rata-rata), room index, room revenue, fair dan market share, serta istilah lain dalam dunia industri perhotelan.


Dibaca 15650 Kali
Berita Terkait
Berita Pariwisata
19 - Apr - 2014
Long Weekend, Pantai Kuta Dipadati Wisdom
Berita Pariwisata
29 - Mar - 2014
Nyepi, Hunian Hotel Naik 5 Persen
Berita Pariwisata
18 - Mar - 2014
Kawasan Wisata Bersih dari Atribut Partai
Berita Pariwisata
16 - Mar - 2014
Bangun Pariwisata, NTT Perlu Belajar dari Bali
Berita Pariwisata
31 - Jan - 2014
Imlek Kunjungan Wisata Dan Hunian Hotel Meningkat
BERITA LAINNYA 
Seni & Budaya
19 - Apr - 2014 : 17:13:00
Komentar | Dibaca 1009 Kali
Gaya Hidup
19 - Apr - 2014 : 17:53:00
Komentar | Dibaca 1291 Kali
Pariwisata
19 - Apr - 2014 : 16:35:00
Komentar | Dibaca 928 Kali
Daerah
19 - Apr - 2014 : 16:25:00
Komentar | Dibaca 1126 Kali
Sosial Politik
18 - Apr - 2014 : 18:23:00
Komentar | Dibaca 1647 Kali
Gaya Hidup
18 - Apr - 2014 : 18:19:00
Komentar | Dibaca 1459 Kali
LOGO & BROSUR  
Sekilas Berita Dewata

Sebagai salah satu situs berita yang lahir di Bali. Dengan motto "Jendela Pulau Bali", Berita Dewata berusaha memberitakan hal-hal menarik yang terjadi di Bali.
Kami juga akan terus berusaha menayangkan berita seaktual mungkin, sehingga pembaca tidak hanya memantau kondisi Bali dari menit ke menit, namun juga akan menambah wawasan anda tentang Pulau Dewata yang sangat kita cintai.
Sebagai portal berita yang mengikuti perkembangan teknologi terkini, www.beritadewata.com bisa diakses melalui handphone juga tampil dalam format iPad dan akan terus tumbuh mengikuti teknologi yang ada.
Penerbit :
CV. Soca Artha Buana


Alamat Redaksi :
Jl. Kebo Iwa Selatan No. 8, Padang Sambian Denpasar, Bali.
Telpn: 0361- 7446525 - Hotline : +6285 337 456 217
Email: redaksi@beritadewata.com - marketing@beritadewata.com
follow Berita Dewata :




CopyRight @2011 web & design by beritadewata.com