Hari ini : 25 Apr 2014 | 08:33:00 WITA
rssyoutubetwitter facebook
Kategori : Jendela Pendidikan(Ragam)
Oleh :Admin   |   Tanggal : 25 - Jun - 2013 13:04:02
Pemerintah Turunkan Aturan Publikasi Penelitian Mahasiswa
"Perguruan Tinggi Berupaya Mengatasi Plagiat Hasil Penelitian Mahasiswa "
Denpasar (beritadewata.com) - Turunnya Peraturan Pemerintah (PP) dari Dirjen Dikti yang mengharuskan lulusan perguruan tinggi dari 12 Agustus 2012 lalu, bahwa hasil penelitian berupa skripsi harus dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.

Mengantisipasi peraturan tersebut, pihak perguruan tinggi gencar melakukan seminar nasional terkait hasil penelitian dibukukan dalam bentuk prosiding.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia atau STIMI Handayani, Ida Bagus Gede Udiyana mengakui bahwa menghadapi kendala dalam menerapkan Peraturan Pemerintah (PP) dari Dirjen Dikti tersebut.

"Kendala tersebut sebenarnya dari faktor mahasiswa dan dosen itu sendiri bahwa kesadaran akademiknya masih rendah," kata Ida Bagus Gede Udiyana disela-sela kegiatan seminar nasional hasil penelitian dibukukan dalam bentuk jurnal di kampus STIMI Denpasar, Selasa (25/6/2013).

Kendala lainnya yaitu terkait masalah penyediaan wadah untuk mempublikasikan hasil penelitian yang biasanya berupa jurnal.

Hasil penelitian berupa skripsi itu nantinya akan dipublikasikan dalam bentuk buku maupun jurnal ilmiah dan prosiding.

"Untuk penelitian bagi mahasiswa, sebenarnya kami sudah menyediakan wadah, khusus untuk skripsi wadah tersebut berupa jurnal yang bernama jurnal manajerial," ujar Udiyana.

Menurut Udiyana, selanjutnya akan melakukan e-jurnal, tetapi masih menemui permasalahan bagaimana upaya untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas.

"Oleh karena hasil penelitian itu akan dipublikasikan, maka ada hal penting yang harus dilakukan untuk menghindari adanya plagiat," pungkasnya.

Beberapa upaya dilakukan untuk mengatasi plagiat itu, pertama sebelum mengajukan skripsi harus mengajukan judul terlebih dahulu kebagian PDPT untuk mengecek tulisannya itu pernah atau tidak dimuat dalam jurnal atau sudah dihasilkan dari mahasiswa perguruan tinggi yang lain. Kedua, membuat surat pernyataan bahwa apabila itu merupakan plagiat tentunya akan menjadi tanggungjawab mahasiswa bukan tanggungjawab lembaga. Ketiga, melakukan bimbingan skripsi tahap demi tahap.

"Jadi dalam bimbingan itu, kita akan mengetahui hasil karya yang dibuat mahasiswa apakah hasil karya sendiri ataukah hasil karya orang lain, karena sekarang banyak jasa-jasa membuat skripsi dan tesis," imbuhnya.



Dibaca 2529 Kali
Berita Terkait
BERITA LAINNYA 
Sosial Politik
23 - Apr - 2014 : 17:58:00
Komentar | Dibaca 3222 Kali
Pemprov Bali
23 - Apr - 2014 : 17:53:00
Komentar | Dibaca 1561 Kali
Jendela Bisnis
23 - Apr - 2014 : 17:46:00
Komentar | Dibaca 1640 Kali
Pariwisata
23 - Apr - 2014 : 11:09:00
Komentar | Dibaca 2067 Kali
Ekonomi dan Bisnis
22 - Apr - 2014 : 19:22:00
Komentar | Dibaca 4987 Kali
Jendela Pendidikan
22 - Apr - 2014 : 18:33:00
Komentar | Dibaca 2937 Kali
LOGO & BROSUR  
Sekilas Berita Dewata

Sebagai salah satu situs berita yang lahir di Bali. Dengan motto "Jendela Pulau Bali", Berita Dewata berusaha memberitakan hal-hal menarik yang terjadi di Bali.
Kami juga akan terus berusaha menayangkan berita seaktual mungkin, sehingga pembaca tidak hanya memantau kondisi Bali dari menit ke menit, namun juga akan menambah wawasan anda tentang Pulau Dewata yang sangat kita cintai.
Sebagai portal berita yang mengikuti perkembangan teknologi terkini, www.beritadewata.com bisa diakses melalui handphone juga tampil dalam format iPad dan akan terus tumbuh mengikuti teknologi yang ada.
Penerbit :
CV. Soca Artha Buana


Alamat Redaksi :
Jl. Kebo Iwa Selatan No. 8, Padang Sambian Denpasar, Bali.
Telpn: 0361- 7446525 - Hotline : +6285 337 456 217
Email: redaksi@beritadewata.com - marketing@beritadewata.com
follow Berita Dewata :




CopyRight @2011 web & design by beritadewata.com