Hari ini : 19 Apr 2014 | 00:35:00 WITA
rssyoutubetwitter facebook
Kategori : Hukum dan Kriminal(Hukum)
Oleh : Arnold Dhae   |   Tanggal : 28 - Des - 2012 20:31:22
Ombudsman Bali akan Kawal Proses Hukum Pejabat BKD Badung
"Oka Sukanada sebagai tersangka ditetapkan jadi tersangka"
Denpasar (beritadewata.com) - Juru bicara Ombudsman Bali Nyoman Sri Widiati menjelaskan, jika pihaknya akan terus melakukan pengawalan terhadap proses hukum yang saat ini sedang dilakukan oleh Polda Bali setelah menetapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Badung I Gede Oka Sukanada sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). “Kita akan terus memantau proses hukumnya, karena Polri juga bisa diawasi oleh Ombudsman. Kita kuatir jika proses hukum tersebut melenceng dari apa yang diharapkan,” ujarnya saat ditemui di Art Center Denpasar, Jumat (28/12).

Namun ia menjelaskan, jika pihaknya sangat mengapresiasi kinerja Polda Bali terutama Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Pol Eldi Azwar  yang telah berhasil menetapkan Oka Sukanada sebagai tersangka. Menurutnya, ada kemungkinan besar masih ada tersangka lainnya karena sangat tidak mungkin kalau yang bersangkutan bekerja sendirian. Soal tidak ditahannya Oka Sukanada, Ombudsman Bali tidak terlalu mempersoalkannya.

“Sejauh ada jaminan dari penyidik kalau yang bersangkutan kooperatif, tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti maka hal ini wajar-wajar saja. Dan itulah yang terus kita kawal agar proses hukum tersebut terus berjalan,” ujarnya.

Menurutnya, secara sistem, saat ini sebenarnya rekruitmen CPNS sudah sangat transparan dan bebas KKN. “Sistemnya sudah baik dengan persyaratan-persyaratan yang sangat ketat. Namun herannya, masih ada saja oknum yang berbuat curang dan dan mengabaikan sistem yang sudah ada. Ini yang sangat kita sesalkan,” ujarnya.

Secara umum, BKD Badung telah memalsukan dokumen pengumuman nilai bagi para peserta. Nilai yang asli, yang dikeluarkan oleh MenPan, ternyata dimanipulasi oleh oknum di BKD Badung. Padahal, pengumuman yang sama sebenarnya sudah keluar secara online dan ternyata hasilnya berbeda. Ada yang sebenarnya lulus menjadi tidak lulus, tetapi sebaliknya ada yang tidak lulus ternyata diluluskan. Inilah awal mula konflik rekrutmen CPNS Badung dan setelah dicek memang benar adanya.


Dibaca 1185 Kali
Berita Terkait
Hukum
25 - Mar - 2014
Duh, ABG Ini Gauli Bocah 6 Tahun
Hukum
7 - Mar - 2014
8000 Jenis Botol Miras Dimusnahkan
Hukum
7 - Mar - 2014
Dua Wartawan Australia Dideportasi
BERITA LAINNYA 
Gaya Hidup
18 - Apr - 2014 : 18:19:00
Komentar | Dibaca 537 Kali
Daerah
18 - Apr - 2014 : 17:56:00
Komentar | Dibaca 378 Kali
Seni & Budaya
17 - Apr - 2014 : 16:56:00
Komentar | Dibaca 227 Kali
Sosial Politik
17 - Apr - 2014 : 16:44:00
Komentar | Dibaca 474 Kali
IT Phone
16 - Apr - 2014 : 12:14:00
Komentar | Dibaca 623 Kali
IT Phone
16 - Apr - 2014 : 12:11:00
Komentar | Dibaca 933 Kali
LOGO & BROSUR  
Sekilas Berita Dewata

Sebagai salah satu situs berita yang lahir di Bali. Dengan motto "Jendela Pulau Bali", Berita Dewata berusaha memberitakan hal-hal menarik yang terjadi di Bali.
Kami juga akan terus berusaha menayangkan berita seaktual mungkin, sehingga pembaca tidak hanya memantau kondisi Bali dari menit ke menit, namun juga akan menambah wawasan anda tentang Pulau Dewata yang sangat kita cintai.
Sebagai portal berita yang mengikuti perkembangan teknologi terkini, www.beritadewata.com bisa diakses melalui handphone juga tampil dalam format iPad dan akan terus tumbuh mengikuti teknologi yang ada.
Penerbit :
CV. Soca Artha Buana


Alamat Redaksi :
Jl. Kebo Iwa Selatan No. 8, Padang Sambian Denpasar, Bali.
Telpn: 0361- 7446525 - Hotline : +6285 337 456 217
Email: redaksi@beritadewata.com - marketing@beritadewata.com
follow Berita Dewata :




CopyRight @2011 web & design by beritadewata.com